Tajdid Corner

Al-Azhar Menyambut Baik Pengumuman Australia untuk Membatalkan Pengakuannya atas Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Sejak mantan Presiden AS Donuld Trump mengakui Yerussalem sebagai ibukota Israel pada Desember 2017, Australia selaku sekutu AS di kawasan Pasifik turut mengakui hal yang sama. Namun, kini Australia dengan pemerintahannya yang baru, telah menarik keputusan pemerintah sebelumnya yang dinilai populis.

Merespon sikap Australia, Al Azhar As Syarif pun menyambut baik perubahan tersebut dan menegaskan kembali pendiriannya yang tegas terhadap perjuangan Palestina, serta mengecam segala bentuk penindasan di tanah Palestina oleh Zionis (20/10).

 

Klik Selengkapnya

Most Popular